Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette)

Ada juga yang mantab kalau tepat empat perkara sungguh tidak tepat hanya meninggalkan waktu menganggap sudah tepat hendak tidak shalat hanya bikin tanggung lalu membuang syariat batal haram tak peduli lalu bikin kacau 07 Angel temen ing jaman puniki, Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette) pantes kena ginuronan, akeh wong jaya ngelmune, lan arang ingkang manut, yen wong ngelmu ingkang netepi, ing panggawening sarak, den arani luput, nanging ta asenengan, nora kena den wor kakarepaneki, pancene parijangga.

Sungguh sulit jaman sekarang Mana yang pantas diteladani Meski banyak yang hebat ilmunya Tetapi jarang yang taat Jikalau orang berilmu yang Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette).

Jika orang berbuat baik Dikatakan salah Tetapi jika hanya bersenang-senang Tak bisa dimengerti apa maksudnya Betul-betul orang hebat 08 Ingkang lumrah ing mangsa puniki, mapan guru ingkang golek sabat, tuhu kuwalik karepe, kang wus lumrah karuhun, jaman kuna mapan si murid, ingkang pada ngupaya, kudu angguguru, ing mengko iki ta nora, Kyai Guru narutuk ngupaya murid, dadiya kanthinira.

Pikirkan hal yang lain saja. Penjelasannya sebagai berikut:. Siapa yang mengabaikan perintah raja sama dengan mengingkari perintah Tuhan kang sapa tan manut ugi ; mring parentahe sang katong ; aprasasat badaling karsa Hyang Agung. Lengkapnya bait ke pupuh Megatruh sebagai berikut:. Lengkapnya bait ke 11 seperti pada gambar sebelah atas kiri. Jaman sekarang memang tidak ada yang namanya paseban, tetapi pertemuan seperti sidang atau rapat kan tetap ada.

Orang seperti itu tidak pantas untuk berdekata dengan pembesar karena dapat mendorong untuk berbuat jahat. Meskipun begitu tetap ada kepantasannya, yaitu ditumbuk. Aja kakehan sanggup, Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette) weruh tuture agupruk, tutur nempil panganggepe wruh pribadi, pangrasane keh kang nggunggung, kang wus weruh amalengos.

Jangan terlalu merasa tahu banyak. Belum melihat dengan mata kepala sendiri tetapi banyak berbicara, bahkan hanya dengan mendengar seolah-olah mengetahui sendiri. Dikiranya banyak yang menyanjung, padahal yang mengetahuinya akan memalingkan muka. Aja nganggo sireku, kalakuwan kang mangkono iku, nora wurung cinirenen den titeni, mring pawong sanak sadulur, nora nana kang pitados. Oleh karena itu, Nak. Jangan kau bersikap seperti itu karena pasti akan mencadi catatan dalam hati sanak saudara.

Mereka tidak akan percaya lagi kepadamu. Diposting oleh Isnen Widiyanti, S. Pd di Unknown 29 Agustus Unknown 7 September Bagaimana awalnya sehingga menjadi pembesar, siapa yang menjadikanmu demikian,sekalipun tak mengingat pada asal usulnya, pasti dalam hatinya ia tahu mulainya. Ia mejadi pejabat karena suap, maka perhitungannya seperti berdagang 18 Mung mikir gelise mulih, rerubanira duk dadya, ing rina wengi ciptane, kepriye lamun bisaa, males sihing bandara, lungguhe lawan tinuku, tan wurung angrusak desa.

Yang dipikirkan hanya sesegera mungkin kembali modal. Jika demikian, bagaimana ia dapat membalas kebaikan majikannya karena kedudukannya diperoleh dari hasil membeli sehingga ia berani merusak desa 19 Pamrihe gelise bathi, nadyan besuk pinocota, picisku sok wusa mulih, kepriye lamun tataa, polahe salang tunjang, padha kaya wong bebruwun, tan ngetung duga prayoga.

Dengan harapan segera mendapatkan untun, g sekalipun besok dipecat uangku sudah kembali. Bagaimana mungkin dapat tertib karena perbuatannya tidak pantas, seperti orang jahat yang tidak memperhitungakn kebaikan dan nalar 20 Poma padha dipun eling, nganggo syukur lawan lila, nrimaa ing pepancene, lan aja amrih sarama, mring sedya nandhang karya, lan padha amriha iku, harjane kang desa-desa.

Oleh karena itu ngatlah. Bersyukurlah jangan kau lupakan. Terimalah keharusan dan jangan mengharapkan suap dari bawahan yang melaksanakan tugas, sebaliknya berusahalah untuk menyejahterakan desa-desa 21 Wong desa pan aja ngesthi, anggone anambut karya, sesawah miwah tegale, nggaru maluku tetapa, aja den owah dimene, tulus nenandur jagung, pari kapas lawan jarak.

Orang-orang desa jangan sampai kesulitan dalam mengarap lading, bekerja, bersawah, bertani, dan membajak, jangan kau ganggu agar mereka dapat terus menanamjagung, padi, kapas, dan jarak 22 Yen desa akeh wongneki, ingkang bathi pasthisira, wetune pajeg undhake, dipun reh pamrihira, aja kongsi rekasa, kang wani kalah rumuhun, beya kurang paringana.

Jika desa banyak penduduknya, yang neruntung tentu engkau, karena mendapatkan pajak yang lebih. Oleh karena itu hati-hatilah dalam mengatur jangan sampai menyusahkan, biarlah mengalah dulu, jika kurang biaya, berilah 23 Kapriye gemahing bumi, sakehe kang desa-desa, salih bekel pendhak epon, pametuhe jung sacacah, bektine karobelah, temahan desane suwung, priyayi jaga pocotan Namun bagaimana bumi dapat tentram jika pemimpinnya berganti setiap hari Pon.

Bagaimana awalnya sehingga menjadi pembesar, siapa yang menjadikanmu demikian,sekalipun tak mengingat pada asal usulnya, pasti dalam hatinya ia tahu mulainya. Ia mejadi pejabat karena suap, maka perhitungannya seperti Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette). Mung mikir gelise mulih, rerubanira duk dadya, ing rina wengi ciptane, kepriye lamun bisaa, males sihing bandara, lungguhe lawan tinuku, tan wurung angrusak desa.

Yang dipikirkan hanya sesegera mungkin kembali modal. Jika demikian, bagaimana ia dapat membalas kebaikan majikannya karena kedudukannya diperoleh dari hasil membeli sehingga ia berani merusak desa. Pamrihe gelise bathi, nadyan besuk pinocota, picisku sok wusa mulih, kepriye lamun tataa, polahe salang tunjang, padha kaya wong bebruwun, tan ngetung duga prayoga.

Dengan harapan segera mendapatkan untun, g sekalipun besok dipecat uangku sudah kembali. Bagaimana mungkin dapat tertib karena perbuatannya tidak pantas, seperti orang jahat yang tidak memperhitungakn kebaikan Palaran Asmaradana Serat Wulangreh Pl.6 - Ki Saguh Hadicarito - Serat Wulangreh (Cassette) nalar.

Poma padha dipun eling, nganggo syukur lawan lila, nrimaa ing pepancene, lan aja amrih sarama, mring sedya nandhang karya, lan padha amriha iku, harjane kang desa-desa. Oleh karena itu ngatlah. Bersyukurlah jangan kau lupakan. Terimalah keharusan dan jangan mengharapkan suap dari bawahan yang melaksanakan tugas, sebaliknya berusahalah untuk menyejahterakan desa-desa. Wong desa pan aja ngesthi, anggone anambut karya, sesawah miwah tegale, nggaru maluku tetapa, aja den owah dimene, tulus nenandur jagung, pari kapas lawan jarak.

Orang-orang desa jangan sampai kesulitan dalam mengarap lading, bekerja, bersawah, bertani, dan membajak, jangan kau ganggu agar mereka dapat terus menanamjagung, padi, kapas, dan jarak. Yen desa akeh wongneki, ingkang bathi pasthisira, wetune pajeg undhake, dipun reh pamrihira, aja kongsi rekasa, kang wani kalah rumuhun, beya kurang paringana.

Jika desa banyak penduduknya, yang neruntung tentu engkau, karena mendapatkan pajak yang lebih.

Erotic Strangulation - Spank Hookers* - Insatiable Lust (File, MP3, Album), Ginny Come Lately - Various - 25 Years Of Rock N Roll Volume 2 1962 (CD), This Must Be The Place (Naive Melody) - Talking Heads - This Must Be The Place (Naive Melody) (Vinyl, Die Wanzen Kommen Zurück! - Cissy Kraner - Hugo Wiener - Das Ist Eine Köstliche Zeit (Vinyl, LP, Alb, Fornication - Cerce - Discography 2011 - 2013 (Cassette), Heil America - Harnleita - Ride The Punk Rock Rocket !!! (Vinyl, Album), Maria, Wear A Yellow Dress - Stella And Bambos - Songs From The Land Of The Lotus Eaters (Vinyl, LP,, Feel So Good, Back To Bass - Various - Bass Construction (CD), Tripping On Caligraphy At The London Zoo - Contraktor / Scorpion Sound Source - The Sound Of Inhuman, Big Machine - Goo Goo Dolls, The* - Live In Buffalo July 4th 2004 (CD), Elegy On The Death Of John Playford [Z.464] - Purcell* - Martyn Hill, The Academy Of Ancient Music -, Blotseraph - Terminal Autumn (Cassette), Waltzing The Blues - Various - Ballroom Dancing Vol.12 - Gala For Ballroom Dancers - Best Of Standar, 1789 - Isabelle Aubret - 1789 (Vinyl)